Senin, 20 April 2026

Cara menghafal pantun dengan cepat

 

SUASANA BERPANTU

Cara menghafal pantun dengan cepat
adalah dengan memahami makna isinya, membaca berulang-ulang, dan menggunakan teknik rima (a-b-a-b). Fokuslah menghafal dua baris isi (baris 3-4) terlebih dahulu, baru kemudian sampiran (baris 1-2). Latihan dengan intonasi dan lafal yang jelas membantu ingatan jangka panjang. 

 

Teknik Efektif Menghafal Pantun:

  • Pahami Makna & Pesan: Baca dan pahami isi pantun (baris 3-4) agar lebih mudah diingat daripada sekadar menghafal kata demi kata.
  • Teknik "Isi Dulu": Hafalkan dua baris terakhir (isi) terlebih dahulu, baru kemudian baris sampiran (1-2).
  • Baca Berulang-ulang: Ulangi membaca pantun keras-keras berkali-kali untuk membiasakan mulut dan otak.
  • Perhatikan Rima (a-b-a-b): Fokus pada persamaan bunyi di akhir baris (rima) untuk memudahkan mengingat urutan kata.
  • Gunakan Tanda Jeda: Beri tanda jeda (naik/datar/berhenti) pada pantun untuk membantu intonasi saat menghafal.
  • Latihan Berpasangan: Praktikkan dengan teman (berbalas pantun) agar lebih seru dan cepat hafal. 

Tips Tambahan:

  • Visualisasi: Bayangkan adegan yang diceritakan dalam pantun, terutama pantun jenaka atau nasehat.
  • Rekam Suara: Rekam diri sendiri saat membacakan pantun, lalu dengarkan untuk memperbaiki pelafalan.
  • Tulis Ulang: Menuliskan pantun berkali-kali secara manual dapat meningkatkan daya ingat. 

 

Sesi Pose Akhir tahun

 Mendapatkan foto yang bagus

 


Mendapatkan foto yang bagus tidak selalu membutuhkan kamera mahal; kuncinya ada pada teknik dasar seperti pencahayaan, komposisi, dan rasa percaya diri. Baik menggunakan smartphone maupun kamera profesional, Anda bisa mengikuti panduan praktis berikut untuk meningkatkan kualitas foto Anda. 

 

1. Teknik Pencahayaan (Lighting)

Cahaya adalah elemen terpenting dalam fotografi. 

  • Gunakan Cahaya Alami: Manfaatkan "Golden Hour" (saat matahari terbit atau terbenam) untuk mendapatkan efek cahaya yang lembut dan hangat.
  • Hindari Backlight Berlebihan: Jangan membelakangi sumber cahaya utama kecuali Anda ingin membuat siluet. Jika di dalam ruangan, berdirilah menghadap jendela.
  • Atur Exposure: Di smartphone, ketuk layar pada area objek dan turunkan sedikit bar exposure untuk mendapatkan detail yang lebih tajam dan warna yang lebih pekat. 

 

2. Komposisi dan Sudut Pandang (Angle)

Cara Anda menempatkan objek di dalam bingkai menentukan seberapa menarik foto tersebut. 

  • Rule of Thirds: Aktifkan fitur grid di kamera Anda. Letakkan subjek utama di salah satu titik potong garis agar komposisi terlihat lebih seimbang dan profesional.
  • Eksperimen Angle:
    • Low Angle: Mengambil foto dari bawah untuk memberikan kesan subjek terlihat lebih tinggi atau dramatis.
    • Kamera 0.5x (Ultrawide): Gunakan untuk foto estetik, namun pastikan postur tubuh tegap agar tidak terlihat distorsi yang aneh.
  • Gunakan Leading Lines: Manfaatkan garis alami di sekitar (seperti jalan, pagar, atau gedung) yang mengarah langsung ke subjek utama. 

 


3. Pose dan Ekspresi agar Tidak Kaku

Banyak orang merasa "mati gaya" di depan kamera. Cobalah trik sederhana ini: 

  • Ciptakan Jarak: Jangan merapatkan lengan ke tubuh; beri sedikit celah agar tubuh tidak terlihat lebar.
  • Distribusi Berat Badan: Geser berat badan ke salah satu kaki atau condongkan badan sedikit ke depan untuk pose yang lebih dinamis dan natural.
  • Gunakan Properti: Memegang kacamata, tas, atau menaruh tangan di saku dapat membantu mengurangi rasa canggung.
  • Interaksi Natural: Lakukan gerakan kecil seperti merapikan rambut atau menoleh ke belakang untuk mendapatkan hasil foto yang lebih "hidup". 

 

4. Tips Teknis Tambahan

  • Bersihkan Lensa: Hal sederhana yang sering terlupakan. Lensa yang kotor karena sidik jari akan membuat foto terlihat buram dan tidak tajam.
  • Hindari Zoom Digital: Lebih baik mendekat secara fisik ke objek daripada menggunakan zoom digital yang akan menurunkan resolusi dan kualitas gambar.
  • Gunakan Mode Potret: Fitur ini membantu menciptakan efek bokeh (latar belakang buram) yang membuat subjek utama lebih menonjol. 

Apakah Anda ingin tips spesifik untuk pose saat berdiri atau cara mengedit foto agar terlihat lebih estetik?

 

BERITA CONTRIBUTOR

 Salam  Jumpa Kembali

Yth Bapak ibu dewan guru yang berbahagia.., silahkan ber-surfing di halaman Blog kita!



untuk memudahkannya, harap ikuti tata cara postingan yg benar!

BANK SOAL

 Silahkan dimasukan semua soal dari setiap pelajaran 



Jumat, 17 April 2026

SENI ITU INDAH

 BUDAYAKAN 5S


Budaya menyapa yang baik di Indonesia umumnya dirangkum dalam konsep 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun). Ini bukan sekadar tegur sapa, melainkan bentuk penghormatan, keramahan, dan cara membangun komunikasi yang positif.
Berikut adalah panduan budaya menyapa yang baik dan sopan:
1. Unsur Utama dalam Menyapa (5S)
  • Senyum: Menunjukkan ketulusan, energi positif, dan membuat suasana lebih nyaman.
  • Salam: Mengucapkan salam sesuai waktu atau agama (seperti "Selamat pagi", "Assalamu'alaikum", "Halo", atau salam khas daerah).
  • Sapa: Menegur dengan ramah, menanyakan kabar, atau memanggil nama dengan sopan.
  • Sopan: Bersikap menghormati dan menghargai orang lain, tidak sombong.
  • Santun: Bertingkah laku halus dan baik.
2. Etika Menyapa yang Baik
  • Menatap Mata: Lakukan kontak mata yang ramah saat menyapa untuk menunjukkan perhatian.
  • Bahasa Tubuh: Menganggukkan kepala, sedikit membungkuk (terutama kepada yang lebih tua), atau berjabat tangan/mengatupkan tangan di dada.
  • Volume Suara: Gunakan nada suara yang lembut, tidak berteriak, dan ramah.
  • Panggilan yang Tepat: Gunakan sebutan penghormatan seperti "Bapak", "Ibu", "Mas", "Mbak", atau gelar lainnya, bukan panggilan yang merendahkan.
3. Manfaat Budaya Menyapa
  • Menciptakan Kesan Positif: Membuka interaksi dengan ramah.
  • Mencairkan Suasana: Mengurangi jarak emosional dan kaku.
  • Meningkatkan Persaudaraan: Mempererat hubungan antarmanusia.
  • Membangun Lingkungan Kondusif: Sangat baik diterapkan di sekolah, tempat kerja, dan masyarakat.


FORM BUILDER UNTUK MEMBUAT SOAL OTOMATIS

 💥FORM BUILDER💫

MEMBUAT SOAL PILIHAN GANDA JAUH LEBIH MUDAH, CEPAT, AKURAT DAN SINGKAT!

Form builder adalah alat atau add-on yang memudahkan pembuatan formulir online, survei, atau kuis secara cepat tanpa perlu mengetik ulang. Alat ini sering digunakan untuk impor soal otomatis dari dokumen (seperti Google Docs/Sheets) ke Google Form, atau membuat formulir dinamis menggunakan drag-and-drop

Berikut adalah poin penting mengenai form builder: Fungsi Utama: Mempercepat pembuatan soal, survei, atau formulir pengumpulan data secara otomatis. Jenis: Terdapat dalam bentuk add-on (Google Workspace Marketplace) atau aplikasi mandiri. Contoh & Penggunaan: Form Builder untuk Google Sheets/Docs: Mengimpor data dari Docs/Sheets menjadi Google Form. Form.io: Membuat skema formulir dinamis berbasis JSON. Lainnya: Jotform, Mailchimp, Kinto. Batasan: Versi gratis sering kali memiliki kuota terbatas, seperti batasan impor jumlah soal per bulan (misalnya 100 soal)

Secara ringkas, form builder adalah solusi untuk membuat formulir digital secara efisien, seringkali mendukung fitur seret-lepas dan integrasi data yang memudahkan pengumpulan informasi.



CARA IMPORT SOAL PG KE GOOGLE FORM




 Untuk pengalaman yang lebih seru, silah diikuti penjelasan di vidio berikut ini tentang bagaimana membuat soal tersebut! Pastikan setiap tahapan di ikuti dengan tepat agar tidak gagal paham dan jangan lupa SUBSCRIBE, LIKE and COMMENT nya.

by Mr. Mik

Selasa, 14 April 2026

INFO DISTRIBUTOR

 HALLO SAHABAT "BLOGGER.COM" SMPN 1 LUMAR


 Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha Esa, Blog Sekolah kita sudah kita rapikan. Agar tidak terkejut / kaget melihat tampilan barunya berikut kami tampilkan beranda depannya. Penataulangan tampilan Blog ini; sama sekali tidak merubah, menghilangkan semua postingan yang terdapat pada blog ini sebelumnya. Semuanya masih pada tempatnya. Silahkan Bapak/ibu yang mau menulis info, berita, dan sejenisnya di blog kita ini.

Wasalam dari Kontibutor


Senin, 05 Januari 2026

SMP NEGERI 1 LUMAR DI TAHUN 2026


Senin, 5 Januari 2026, seluruh peserta didik beserta para Guru dan Kepala SMP Negeri 1 Lumar mengadakan upacara senin sebagai penanda dimulainya kegiatan belajar mengajar pertama di tahun 2026. Hal ini sekaligus menjadi hari pertama di semester genap tahun ajaran 2025/2026 setelah melalui 1 semester ganjil di tahun yang lalu. Dengan cuaca yang sangat mendukung, upacara senin pagi ini berjalan dengan lancar. Upacara kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lumar yaitu Bapak Laurensius Leba, S.Ag. Kemudian yang bertugas sebagai komandan upacara adalah perwakilan dari anggota Polri dari kesatuan Polsek Lumar yang membuat suasana upacara pagi ini semakin terasa istimewa.

Di tahun yang baru ini, seluruh warga SMP Negeri 1 Lumar berharap dapat memperbaiki segala kekurangan yang ada di tahun-tahun sebelumnya sehingga mampu menciptakan lulusan-lulusan terbaik dan unggul untuk generasi yang akan datang. Selain itu, harapan untuk di tahun ini adalah semoga SMP Negeri 1 Lumar bisa terus konsisten menjadi lembaga kependidikan yang selalu mengedepankan profesionalitas, moral dan etika agar dalam mendidik para peserta didik bisa dilakukan secara maksimal yang mana diharapkan dapat selalu mencetak para generasi yang tidak hanya unggul dalam hal akademis namun juga dalam hal adab dan etika khususnya dalam bermasyarakat.

Selasa, 21 Oktober 2025

OBSERVASI PEMBELAJARAN GURU MATA PELAJARAN PJOK TAHUN 2025

Pada hari Selasa, 21 Oktober 2025 telah diadakan observasi pembbelajaran guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan di kelas paralel 8A dan 8B SMP Negeri 1 Lumar. Dalam kesempatan ini guru mata pelajaran PJOK memaparkan materi dengan tema tentang permainan lapangan (lompat jauh) dengan sub tema variasi gerak spesifik lompat jauh. Melalui pembelajaran ini diharapkan siswa mampu mempraktekkan aktivitas ketrampilan variasi gerak spesifik dan fungsional permainan dan olahraga (awalan, tolakkan, sikap badan di udara, dan sikap mendarat lompat jauh) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki. Berkaitan dengan profil Pelajar Pancasila maka siswa diharapkan bertumbuh karakter : 1. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berahklak mulia kepada lingkungan. 2. Gotong Royong 3. Kreatif 4. Bernalar Kritis. Berikut beberapa foto kegiatan dan video singkat yang dapat kami sertakan dalam tulisan ini. Terima kasih Ibu Natalia, S. Pd guru mata pelajaran PJOK yang telah melaksanakan observasi pembelajaran sebagai syarat mendapatkan penilaian pada sasaran kerja pegawai SMP Negeri 1 Lumar.

Entri yang Diunggulkan

Cara menghafal pantun dengan cepat

  SUASANA BERPANTU Cara menghafal pantun dengan cepat adalah dengan memahami makna isinya, membaca berulang-ulang, dan menggunakan teknik r...